“Siang Ini Kita Akan Ke Polda Bawa 500 Massa, Segera Tangkap Andi Arief”



Hoax 7 kontainer surat bunyi tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok terus menimbulkan polemik.

Terkait perkara tersebut, sejumlah massa yang mengatasnamakan Arus Bawah Demokrasi Islam Indonesia (ABADI) mendesak Polda Metro Jaya utk menangkap Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief.

Ketua Umum Arus Bawah Demokrasi Islam Indonesia (ABADI) Fahd Al-Jihad Fauzi menilai, cuitan twitter Andi Arief itu terperinci akan memperkeruh suasana pesta demokrasi 2019.

“Kami menilai postingan dari Andi Arief ini akan berdampak kepada ketidakpercayaan masyarakat Indonesia kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU),” kata Fahd ketika dihubungi, Senin (7/01/2019).

Karena itu, kata Fahd, pihaknya akan mendatangi Polda Metro Jaya dgn membawa ratusan massa utk mendesak kepolisian segera menangkap Andi Arief.

Pasalnya, Andi dinilai telah menciptakan kegaduhan dgn menyebar isu bohong alias hoax.

“Siang ini (jam 12.00) kita akan ke Polda. Kita bawa sekitar 500 massa, kepolisian segera menangkap saudara Andi Arief,” tutur Fahd.

Seperti diketahui, beberapa tokoh politik ikut membuatkan hoax 7 kontainer surat bunyi sudah tercoblos. Disebutkan, surat bunyi yang tercoblos itu berasal dari Cina.

Salah satu politisi yang membuatkan isu tersebut yakni Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief. Melalui akun Twitter pribadinya, Andi Arief meminta semoga kabar itu dicek kebenarannya.

“Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat bunyi yg sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya. Karena ini kabar sudah beredar,” cuit Andi Arief.

Selain Andi Arief, Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain juga menciptakan cuitan perihal 7 kontainer surat bunyi yang didatangkan dari Cina. Tengku Zulkarnain mengutif pemberitaan Kompas TV.

“Nampaknya pemilu sudah dirancang untk curang? Kalau ngebet apa tidak sebaiknya buat surat permohonan semoga capres yang lain mengundurkan diri saja? Siapa tahu mau,” cuit Tengku Zulkarnain.

Beredarnya kabar hoax 7 kontainer surat bunyi sudah tercoblos menciptakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) geram. KPU telah melaporkan perkara hoax tersebut ke Mabes Polri.

KPU memastikan kabar 7 kontainer surat bunyi sudah dicoblos yang didatangkan dari Cina ialah hoax alias tidak benar.

“Nggak ada 7 kontiener itu alias hoax. Kita sudah laporkan ini ke Cyber Crime Mabes Polri, mereka juga sedang melaksanakan penelusuran ini,” kata Ketua KPU Arief Budiman di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis dini hari (3/1).

Ia menegaskan, siapa pun yang membuatkan kabar hoax tersebut harus diproses sesuai aturan yang berlaku. Sebab kabar hoax itu merugikan KPU.

“Pokoknya siapa yang membuatkan isu ini, ia harus ditangkap,” tandas Arief Budiman.

Baca Sumbernya

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "“Siang Ini Kita Akan Ke Polda Bawa 500 Massa, Segera Tangkap Andi Arief”"

Posting Komentar