Berikut Uu Ite Yang Wajib Diperhatikan

 kali ini berlaku bagi pengguna internet Berikut UU ITE Yang Wajib Diperhatikan
UU ITE Yang Wajib Diperhatikan kali ini berlaku bagi pengguna internet, siapa dan dimana saja mereka berada mengingat final - final ini marak sekali muncul perkara yang berafiliasi eksklusif dengan pelanggaran Undang - Undang ITE itu sendiri. Kebanyakan dari pelanggaran itu disebabkan oleh ketidaksengajaan alasannya ketidakpahaman atau kurangnya sosialisasi dari pemerintah terhadap khalayak umum.

Terjadinya pelanggaran ini juga dapat disebabkan lantaran kesengajaan dengan banyak sekali upaya menyerupai menghina, menipu, mencemarkan nama baik, mengalihkan kemudian lintas data dan lain sebagainya.
Baru - gres ini muncul perkara yang berindikasi melanggar peraturan Undang - Undang ITE menyerupai tindakan penghinaan terhadap salah satu Daerah istimewa di indonesia dan juga penghinaan terhadap salah satu wali kota dengan cara memanfaatkan media jejaring sosial "twitter".

Kasus itupun sampai dikala ini masih ditangani oleh pegawanegeri penegak aturan yang berkopetensi dalam hal tersebut. Oleh lantaran itu, perlu kiranya diperhatikan apa saja dasar - dasar dari UU ITE yang wajib dipahami oleh kita selaku pengguna internet supaya tidak termasuk sebagai salah satu oknum atau tersangka perkara pelanggaran UU yang sudah berlaku.

Berikut UU ITE Yang Wajib Diperhatikan.

Secara umum, bahan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UUITE) dibagi menjadi dua kepingan besar, yakni pengaturan mengenai informasi dan transaksi elektronik dan pengaturan mengenai perbuatan yang dilarang. Pengaturan mengenai informasi dan transaksi elektronik mengacu pada beberapa instrumen internasional, menyerupai UNCITRAL Model Law on eCommerce dan UNCITRAL Model Law on eSignature.

Bagian ini dimaksudkan untuk mengakomodir kebutuhan para pelaku bisnis di internet dan masyarakat umumnya guna mendapat kepastian aturan dalam melaksanakan transaksi elektronik. Beberapa bahan yang diatur, antara lain:
  1. pengakuan informasi/dokumen elektronik sebagai alat bukti aturan yang sah (Pasal 5 & Pasal 6 UU ITE); 
  2. tanda tangan elektronik (Pasal 11 & Pasal 12 UU ITE); 
  3. penyelenggaraan sertifikasi elektronik (certification authority, Pasal 13 & Pasal 14 UU ITE); dan 
  4. penyelenggaraan sistem elektronik (Pasal 15 & Pasal 16 UU ITE);
Beberapa bahan perbuatan yang dihentikan (cybercrimes) yang diatur dalam UU ITE, antara lain:
  1. konten ilegal, yang terdiri dari, antara lain: kesusilaan, perjudian, penghinaan/pencemaran nama baik, pengancaman dan pemerasan (Pasal 27, Pasal 28, dan Pasal 29 UU ITE); 
  2. akses ilegal (Pasal 30); 
  3. intersepsi ilegal (Pasal 31); 
  4. gangguan terhadap data (data interference, Pasal 32 UU ITE); 
  5. gangguan terhadap sistem (system interference, Pasal 33 UU ITE); 
  6. penyalahgunaan alat dan perangkat (misuse of device, Pasal 34 UU ITE)
Dan untuk lebih lengkap lagi memahami perihal UU ITE, ada baiknya kalian membaca secara mendetail pada tautan berikut ini. Semoga dapat bermanfaat.
Source: wikipedia

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berikut Uu Ite Yang Wajib Diperhatikan"

Posting Komentar