4 Desain Masjid Indonesia Masuk Nominasi Abdullatif Al Fozan Award


Empat masjid Indonesia berhasil masuk dalam nominasi Abdullatif Al Fozan Award, ajang penghargaan yang menampilkan desain dan karya masjid di negara-negara dgn penduduk muslim. 

Keempat masjid tersebut antara lain Masjid Al Irsyad di Kota Batu Parahyangan dan Masjid Al Safar di rest area ruas Jalan Tol Purbaleunyi KM 88. Kedua masjid ini merupakan hasil rancangan firma Urbane Indonesia. Baca juga: Arsitek Indonesia Masuk Nominasi World Architecture Festival 2018 Kemudian ada Masjid Raya Sumatera Barat di Padang yang merupakan kerja sama antara Urbane Indonesia dgn arsitek Rizal Muslimin. Terakhir ada Masjid Agung Jawa Tengah di Semarang. 

Bangunan rumah ibadah ini merupakan rancangan Ahmad Fanani.  Principal Urbane Indonesia Reza A Nurtjahja menyampaikan awalnya pihaknya dihubungi oleh panitia. "Kami sendiri awalnya enggak tahu ada yayasan itu," ujar Reza kepada Kompas.com, Rabu (13/2/2019). Reza melanjutkan, panitia lalu meminta Urbane utk mengirimkan desain masjid dari yang dibangun dari tahun 2010. "Mungkin mereka melihat dari daftarnya di Arch Daily bahwa Masjid Al Irsyad dulu pernah masuk jadi lima bangunan religius tahun 2010. Mungkin dari data itu mereka mencari data-data kami terus mencoba mengontak Urbane," lanjut Reza.

 Masjid Al Safar yang berada di Rest Area KM 88 B Tol Purbaleunyi(Coorporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk) Reza dan tim Urbane Indonesia lalu mengirimkan sembilan desain masjid yang pernah digarap, dan 3 di antaranya berhasil menjadi nominator bersama 27 karya lainnya. "Dari 200-an (desain) dipilih 27 dgn konteks kategorinya berbeda-beda," ungkap Reza. Mengutip situs Alfozan Award, ajang penghargaan ini pertama kali diselenggarakan pada 2011. 

Sejak saay itu, Abdullatif Al Fozan Award telah berlangsung sebanyak tiga kali. Penghargaan pertama diberikan khusus bagi desain masjid di Arab Saudi yang dibangun mulai tahun 1970. Tiga tahun kemudian, penghargaan ini mulai meliputi desain masjid yang tersebar di negara-negara Teluk. Sementara pada ajang ketiga tahun ini, cakupan akseptor ditambah dgn memperlihatkan kesempatan bagi negara-negara lain dgn penduduk muslim. 

Diharapkan pada penghargaan keempat yang rencananya akan diselenggarakan pada 2020 nanti sanggup mengakomodasi karya arsitektur masjid di seluruh dunia.

sumber

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "4 Desain Masjid Indonesia Masuk Nominasi Abdullatif Al Fozan Award"

Posting Komentar