Habib Rizieq Sebut Haram Pilih Capres Dari Partai Penista Agama, Ini Kata Ppp



Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy menanggapi pernyataan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab yang menyatakan haram menentukan capres yang diusung partai penista agama.

Romahurmuziy yang partainya mengusung presiden petahana RI Joko Widodo (Jokowi) utk pilpres 2019 itu menegaskan identitas 'partai penista agama' tak dapat ditujukan ke partainya.

Pria yang karib disapa Romi itu mengatakan, yang dikatakan Rizieq merupakan barisan parpol pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilkada DKI Jakarta pada 2017 lalu.

"Yang disampaikan HRS sama sekali tidak dimaksudkan utk PPP, alasannya ialah pada Pilkada DKI 2016-17, kami tidak mengusung Ahok. Sebaiknya ditanyakan, partai mana yang dimaksudkan HRS," kata Romi.

Diketahui, pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada DKI 2017 kemudian diusung koalisi PDIP, Hanura, NasDem, dan Golkar. Sedangkan PPP ketika itu turut dalam koalisi yang mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Paslon yang diusung PPP bersama Demokrat, PAN, dan PKB itu kalah pada putaran pertama. Pemenang Pilkada DKI pada putaran kedua ialah paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Mereka mengalahkan lawan politik pada putaran kedua, Ahok-Djarot.

Selain tak mendukung Ahok, Romi menegaskan, PPP berada terdepan memperjuangkan alokasi anggaran utk umat Islam dan mewujudkan peraturan yang bernuansa agamais.

"Perjuangan PPP menegakkan UU atau Perda bernuasa Islam sudah dilakukan semenjak partai ini didirikan para ulama pada 1973 kemudian dan terus berlangsung hingga ketika ini," bebernya, dikutib CNNINdonesia, Selasa (4/12/2018).

Diberitakan sebelumnya, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab ikut hadir pada reuni 212 di Monas, Minggu (2/12/2018). Namun, bukan fisiknya, melainkan rekaman suaranya.

Habib Rizieq yang ketika ini bermukim di Mekah, Arab Saudi mengingatkan penguasa semoga membangun negara di atas landasan agama.

Habib Rizieq juga meminta umat Islam meneruskan amanat usaha dalam Pilpres dan Pileg pada 2019.

"Bahwasanya di Pilpres haram menentukan capres dan caleg yang diusung partai yang diusung partai penista agama," ungkap Rizieq dalam rekaman yang diperdengarkan pada reuni 212.

Baca sumbernya

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Habib Rizieq Sebut Haram Pilih Capres Dari Partai Penista Agama, Ini Kata Ppp"

Posting Komentar