Berbahayakah Tidur Lewat Tengah Malam?

Jam sudah menawarkan pukul 00.00 tetapi mata masih saja sulit untuk dipejamkan. Situasi ibarat ini cukup sering terjadi, khususnya pada orang sampaumur muda. Sehingga timbul pertanyaan, apakah aku mengalami insomnia?


Jawabannya tidak. Menurut praktisi kesehatan tidur dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran, dr. Andreas Prasadja, RPSGT,  banyak orang yang telah menyalahartikan kesulitan tidur pada malam hari sebagai insomnia. Padahal, hal ini yakni sebuah kondisi yang normal dan memang sesuai dengan jam biologis seseorang.

"Baru dapat tidur jam satu pagi pada orang sampaumur muda (di bawah 30 tahun), itu normal," kata sang dokter.

Menurut Andreas, setiap orang mempunyai jam biologis yang berbeda-beda. Makin renta usia seseeorang, maka kebutuhan tidur cenderung berkurang. Pada anak-anak, kebutuhan tidur dapat hingga 12 jam, orang sampaumur muda sekitar 8,5-9 jam. sedangkan orang sampaumur renta maksimal hanya 8 jam.



"Untuk orang diatas 30 tahun, jam 10 malam biasanya sudah ngantuk, alasannya yakni itu jam biologis mereka," katanya.

Tetapi untuk mereka yang berusia di awal 20-an, umumnya akan sulit untuk dapat tidur jam 10 malam. Karena pada usia remaja hingga sampaumur muda, mempunyai jam biologis yang sangat khas. 

Remaja dan sampaumur muda saat jam 10 malam, otak justru lagi segar-segarnya dan penuh kreativitas. Inilah waktu yang sempurna bersama-sama untuk mereka bekarya dan belajar.




"Karena normalnya, mereka gres mengantuk sehabis lewat tengah malam," paparnya.

Hanya sayangnya, pada usia ini mereka harus mengikuti acara orang sampaumur kebanyakan, di mana kegiatan harus sudah dimulai jam 8 pagi sedangkan kalau yang sekolah harus masuk jam setengah 7 pagi. Jadi, tidak heran jikalau kelompok usia ini yakni kelompok yang kurang waktu tidur.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berbahayakah Tidur Lewat Tengah Malam?"

Posting Komentar