Fakta Unik Seputar Insomnia

Insomnia atau kondisi kesulitan tidur di malam hari tidak terjadi pada setiap orang. Tapi gangguan ini makin banyak saja yang mengalaminya.


Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) menyampaikan bahwa pada insomnia yang sebenarnya, gejala-gejalanya muncul selama setidaknya satu bulan dan tidak terjadi bersamaan dengan gangguan tidur lainnya, gangguan mental, kondisi medis atau penggunaan obat-obatan tertentu.

Kehilangan jam tidur mempunyai imbas negatif pada kesehatan. Sebuah tinjauan dari University of Rochester pada tahun 2010 menemukan bahwa orang yang terus-menerus mengalami kekurangan jam tidur lebih mungkin mengalami kecelakaan kemudian lintas, melewatkan hari kerja, kurang puas dengan pekerjaannya dan lebih gampang terganggu oleh lingkungan di sekitarnya.

Simak 6 fakta ajaib yang membantu menjelaskan mengapa orang tidak sanggup tidur mirip dilansir dari myhealthnewsdaily  berikut ini.

1. Insomnia Bisa Saja Turunan

Masalah tidur sanggup muncul dalam satu keluarga. Sebuah penelitian di tahun 2008 menemukan bahwa dewasa yang orangtuanya menderita insomnia juga berisiko tinggi menggunakan obat tidur yang diresepkan dan mempunyai duduk kasus mental.

2. Hewan Peliharaan dan Serangga Juga Bisa Menderita Insomnia

Hewan lain mirip serangga tidak sanggup mengeluh begitu saja ketika mengalami insomnia, tetapi beberapa studi menyampaikan binatang juga menderita gangguan tidur mirip manusia.

Lalat-lalat insomnia itu pun lebih sering kehilangan keseimbangan, lebih lambat berguru dan mempunyai lebih banyak lemak, semuanya mirip tanda-tanda pada insan yang kurang tidur.

3. Jet Lag Sosial Bisa Kaprikornus Penyebab Insomnia

Jika Anda kesulitan bangkit di Senin pagi, sanggup saja Anda mengalami 'jet lag sosial' yaitu kebiasaan mengikuti aktivitas tidur pada hari kerja dan tamat pekan yang berbeda dari orang-orang pada umumnya.

Sebuah penelitian gres menyampaikan bahwa orang dengan aktivitas tidur di hari kerja dan tamat pekan yang berbeda tiga kali lebih mungkin mengalami kelebihan berat badan.

4. Obat tidur Masih Populer Meski Gagal Sembuhkan Insomnia

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal BMJ Open, peneliti menemukan bahwa orang yang menggunakan obat tidur yang diresepkan hampir lima kali lebih mungkin meninggal pada studi selama 2,5 tahun dibandingkan orang-orang yang tidak minum obat tidur.

5. Hormon Wanita Bisa Saja Menyebabkan Insomnia

Wanita dua kali lebih mungkin menderita insomnia daripada pria. Hal ini diungkap National Sleep Foundation.

Tak tidur di malam hari dan mengantuk di siang hari pun seringkali dikaitkan dengan perubahan hormon dalam kehidupan wanita, termasuk kehamilan, menopause dan siklus menstruasi.

Namun seiring dengan perubahan hormon, insomnia juga dikaitkan dengan kondisi mirip kecemasan, depresi, duduk kasus pernafasan ketika tidur dan sindrom gelisah kaki.

6. Meski Jarang, Seseorang Juga Bisa Meninggal Akibat Insomnia

Fatal familial insomnia ialah penyakit genetik langka yang mencegah seseorang dari tertidur lantaran alhasil sanggup menjadikan kematian.

Para mahir telah mengidentifikasi fatal familial insomnia sebagai penyakit prion yang disebabkan oleh protein asing yang berkembang dari mutasi genetik yang mempengaruhi fungsi otak sehingga mengakibatkan hilangnya memori, tak sanggup mengendalikan gerakan otot dan halusinasi.

Pada tahun 1986, para peneliti melaporkan masalah seorang laki-laki berusia 53 tahun yang menderita kurang tidur dan hanya mendapat tidur 2-3 jam per malam dalam 

Dua bulan kemudian, laki-laki itu hanya sanggup tidur satu jam per malam dan sering terganggu oleh mimpi yang nyata. Setelah 3-6 bulan, ia sama sekali tak sanggup tidur dengan normal sehingga ia mengalami kelelahan parah, tremor tubuh dan sulit bernafas. Setelah 8 bulan, ia terjatuh dan alhasil meninggal.

Setelah diteliti dari riwayat keluarga laki-laki itu terungkaplah bahwa dua orang saudara perempuan dan banyak anggota keluarganya yang lain juga meninggal akhir penyakit serupa.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Fakta Unik Seputar Insomnia"

Posting Komentar