Mitos Kepala Botak

Pernah melihat kepala botak ? Terkadang banyak orang yang tidak percaya diri akhir kebotakan yang terjadi dikealanya dan umumnya yang sering mengalami kebotakan ini ialah laki-laki dan hampir dua pertiga orang mengalami kebotakan dikala memasuki usia 60. 


1. Rambut rontok warisan genetis dari ibu
Mitos itu tidak sepenuhnya benar. Gen kebotakan yang utama ialah pada kromosom X yang didapatkan laki-laki dari ibu mereka. Namun, faktor lain juga ikut berperan. Penelitian memperlihatkan bahwa laki-laki yang mempunyai ayak botak lebih mungkin berisiko mengalami kebotakan.

2. Botak membuktikan tua
Meski umumnya menyerang di usia tua, namun dilema rambut rontok ini sanggup menyerang siapa saja. Bahkan, mereka yang masih berada di rentang usia 20-30 tahun. Bagi anak muda, ini menjadi dilema yang benar-benar memperburuk iman diri. Kebotakan di usia muda menjadi dilema psikologis, bukan penanda fisik yang menua.

3. Penutup kepala mempercepat kebotakan
Tutup kepala tidak menciptakan rambut rontok. Namun, jaga kebersihan topi Anda dan pastikan ruang udara biar rambut masih sanggup bernapas. Topi yang kotor dan jenis epilog kepala yang pengap sanggup menimbulkan abuh kulit kepala yang pada gilirannya sanggup mempercepat rambut rontok.

4. Depresi dan stres picu kerontokan
Pernyataan tersebut belum sepenuhnya benar. Menurut Dermatologis, Gary Hitzig, stres fisik dan emosional tidak pernah meyebabkan kehilangan rambut. Jika rambut memang rontok, dia akan tumbuh kembali.

5. Cegah kerontokan berhenti menggunakan gel
Tidak perlu panik, kalau Anda sering menggunakan gel rambut atau hairspray. Produk tersebut tidak sanggup menciptakan kepala Anda botak. Begitu pula dengan penggunaan sampo, keramas terlalu sering, dan ketombe. Itu semua tidak kuat terhadap kerontokan rambut.

6. Paparan matahari mempercepat kepala botak
Mitos itu tidak benar. Berjemur matahari juga tidak perpengaruh terhadap kerontokan rambut.

7. Suplai karbohidrat menciptakan rambut rontok
Seorang dematolog asal Klinik Cleveland, Wilwa Bergfeld, menyampaikan karbohidrat dan daging merah memperlihatkan nutrisi yang bermanfaat untuk kulit kepala. Penelitian Bergfeld yang terakhir memperlihatkan bahwa kekurangan zat besi terkait bersahabat dengan rambut rontok. Pengobatan dengan mengkonsumsi pelengkap zat besi sanggup mengembalikan pertumbuhan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mitos Kepala Botak"

Posting Komentar