Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data yaitu pencatatan peristiwa-peristiwa atau hal-hal atau keterangan-keterangan atau karakteristik-karakteristik, sebagian atau seluruh elemen populasi yang akan menunjang atau mendukung penelitian (Hasan Iqbal, 2002: 83).

Berdasarkan caranya, dikenal beberapa cara pengumpulan data, sebagai berikut.
  1. Angket (Kuesioner)
  2. Wawancara
  3. Observasi
  4. Studi Dokumentasi
  5. Analisis Isi

ANGKET (KUESIONER)

Angket yaitu teknik pengumpulan data dengan menyerahkan atau mengirimkan daftar pertanyaan untuk diisi oleh responden.

WAWANCARA

Wawancara yaitu teknik pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan eksklusif oleh pewawancara kepada responden, dan jawaban-jawaban responden dicatat atau direkam.

OBSERVASI

Observasi yaitu pemilihan, pengubahan, pencatatan dan pengodean serangkaian sikap dan suasana yang berkenaan dengan organisme in situ, sesuai dengan tujuan-tujuan empiris.

STUDI DOKUMENTASI

Studi dokumentasi yaitu teknik pengumpulan data yang tidak eksklusif ditujukan pada subyek penelitian, namun melalui dokumen. Dokumen yang dipakai sanggup berupa buku harian, surat pribadi, laporan, notulen rapat, catatan kasus dalam pekerjaan sosial dan dokumen lainnya.

ANALISIS ISI

Analisis ini yaitu studi perihal arti verbal. Analisis ini dipakai untuk memperoleh keterangan dari isi yang disampaikan dalam bentuk lambang. Analisis isi sanggup dipakai untuk menganalisis semua bentuk, menyerupai surat kabar, buku, puisi, lagu, dongeng rakyat, lukisan, pidato, peraturan, undang-undang, musik, teater.

Macam-macam teknik pengumpulan data di atas dirujuk dari buku karangan Ir. M. Iqbal Hasan, M.M. dengan judul Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya.

Sumber:
Hasan, Iqbal. 2002. Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Ghalia Indonesia: Jakarta

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Teknik Pengumpulan Data"

Posting Komentar