Jadi Pasien Cerdas Dengan Membaca Label Obat

Jadi Pasien Cerdas dengan Membaca Label Obat Kaprikornus Pasien Cerdas dengan Membaca Label Obat
Jadi Pasien Cerdas dengan Membaca Label Obat - Minum obat tentu tujuannya untuk menerima kesembuhan penyakit. Tetapi kebanyakan pasien malas membaca label dengan teliti. Padahal, salah membaca label sanggup berdampak pada keracunan obat dan berbuah komplikasi penyakit. Label yang terdapat dalam kemasan obat memang dicetak dalam abjad kecil-kecil, tetapi bergotong-royong di dalam kertas tersebut selain berisi keterangan ihwal tanggal kadaluarsa dan takaran yang dianjurkan, ditulis pula kandungan obat dan hal-hal yang sebaiknya diketahui pasien dikala mengonsumsi obat, contohnya dihentikan mengonsumsi alkohol atau pertentangan dengan obat lain

Sebelum mengonsumsi obat, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh setiap pasien. Carilah isu seputar obat yang akan dikonsumsi pada dokter atau apoteker, tanyakan apa saja fungsi obat dan dampak sampingnya. Sampaikan pula kalau Anda mempunyai alergi obat atau penyakit tertentu. Jangan segan untuk bertanya kalau Anda kurang mengerti ihwal hukum pakai obat, tanyakan pula adakah masakan atau obat lain yang harus dihindari selama mengonsumsi obat. Yang tak kalah penting yaitu mencocokkan obat dengan resep dokter. Jika Anda merasa harga obat yang diberikan terlalu mahal, jangan ragu untuk meminta dokter meresepkan obat generik.

Ada beberapa obat yang tidak sanggup dikombinasikan dengan masakan tertentu. Berikut yaitu masakan yang harus dihindari dikala mengonsumsi obat :
  • Jus buah anggur, Jika Anda sedang mengonsumsi jenis obat-obatan untuk menurunkan kadar kolesterol, penyakit jantung, obat yang berkaitan dengan sistem kekebalan dan alergi, maka hindari minuman jus anggur alasannya yaitu jus ini akan mengganggu metabolisme kerja obat.
  • Sayuran berwarna hijau tua, Vitamin K yang terdapat pada sayuran berwarna hijau bau tanah menyerupai brokoli, bayam, asparagus dan selada, mendorong terjadinya pembekuan darah, untuk itu hindari sayuran ini dikala sedang mengonsumsi obat untuk mengencerkan darah.
  • Produk olahan susu, Produk olahan susu sanggup menghambat absorpsi kalsium dan menciptakan kandungan obat antibiotik kurang aktif. Hindari produk olahan susu kalau Anda sedang mengonsumsi embel-embel zat besi atau antibiotik.
  • Alkohol, Jika Anda sedang dalam pengobatan yang kuat pada otak, menyerupai antidepresan, obat tidur, antibiotik, dan sebagainya, hindari minuman beralkohol.
  • Kafein, Minuman yang mengandung kafein harus dihindari dikala Anda sedang mengonsumsi obat asma atau obat untuk mengatasi rasa gelisah atau cemas.Anggur merah dan keju, Anggur merah dan beberapa jenis keju mengandung zat yang disebut dengan tyramine. Hindari dua jenis masakan ini kalau Anda sedang mengonsumsi antidepresan. Tyramine akan meningkatkan dampak dari obat tersebut.
  • Makanan berserat, Saat Anda mengonsumsi penisilin atau antibiotik lainnya, masakan berserat akan menciptakan perut cepat kosong dan menciptakan kerja obat menjadi lebih lambat.

Ketika dokter menyarankan Anda untuk mengonsumsi obat, bersikaplah kritis dengan mencari isu sebanyak-banyaknya. Sebisa mungkin, selalu beli obat pada daerah yang resmi, bagaimana pun, kesehatan Anda yang dipertaruhkan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jadi Pasien Cerdas Dengan Membaca Label Obat"

Posting Komentar